"...untuk permata kali kita dipertemukan.
dalam sebuah gedung yang indah nan gagah.
kami dipersatukan dengan senyuman dan canda tawa.
begitulah kami menyebutnya, Permata Tanpa Rencana"
Begitulah kami menyebutnya, Permata Tanpa Rencana. Seolah kalimat itu tidak berartikan apa-apa bagi kalian yang membacanya. Tetapi tidak bagi kami. Ya. Permata Tanpa Rencana adalah tali persahabatan yang saya & ketujuh teman saya bangun tanpa sengaja, begitupun tanpa rencana. Allah memperkenankan kami untuk bertemu dan bersama-sama menjalankan satu tujuan.... yaitu, "belajar dan bersahabat". Pada suatu kesempatan, saya hadir sebagai peserta penerima beasiswa penuh dari STMT Trisakti. Untuk mendapatkan "beasiswa penuh" saya harus mengikuti beberapa tahap seleksi. Cukup ketat persaingan pada saat itu. Karena yang mengikuti tes ini tidak hanya dari Jakarta,tetapi dari seluruh Indonesia. Untuk pertama kalinya saya bertemu dengan Siti Hadidjah. Iya, dia adalah teman pertama saya dalam mengikuti tes tersebut. Pada kesempatan berikutnya, lagi-lagi tanpa rencana saya bertemu teman baru. Ya. Mereka adalah Intan Pertiwi & Gisela Oktaviani. Allah mempertemukan saya dengan mereka, teman-teman yang luar binasa. eh luar biasa maksud saya :"). Saya sangat bersyukur telah dipertemukan dengan mereka. Walaupun baru bertemu hari itu, tetapi kami bertiga sudah sangat amat akrab :"). Seperti yang saya bilang sebelumnya, bahwa untuk mendapatkan beasiswa penuh saya harus mengikuti beberapa seleksi sehingga memakan waktu cukup lama. Tepatnya tanggal 23 Mei 2013, itu adalah hari terakhir saya, Dije, Intan, dan Gisel bertemu. Dan pada kesempatan itu pula kami berempat diperkenankan oleh Allah bertemu dengan Latifah Dwi Handayani, Serli Purwanti, Anis Puji dan Rahmah, yang juga menjadi peserta pada saat itu. Sungguh diluar rencana. lagi-lagi saya katakan. Ini semua tanpa rencana. Hari itu kami bertemu, hari itu pula kami dipersatukan. Saya selalu bersyukur telah dipertemukan dengan mereka. Canda, tawa, kecablakan, kefrontalan, tingkah laku aneh kami, ketidakmaluan kami, keramaian kami, kesolidan kami, seolah-olah telah menunjukkan kalau saya dan ketujuh teman saya sudah berteman sangat lama. Tapi pada kenyataannya kami baru bertemu hari itu. Sehingga kami memutuskan tanggal 23 Mei 2013 sebagai hari persahabatan 'Permata Tanpa Rencana". dan tepat hari ini 23 Juli 2013, adalah bulan kedua dimana kami menjalin persahabatan ini. Sesuai tujuan kami, yaitu "belajar dan bershabat" akhirnya kami benar-benar dipersatukan untuk empat tahun kedepan. Subhanallah :") Meskipun Rahmah tidak bersama saya dan keenam teman saya, tetapi Rahmah akan terus menjadi bagian dari Permata Tanpa Rencana.
Much Love, DIS